STRES KERJA DAN KINERJA PERAWAT DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI JEMBER

Main Article Content

ABDUL AZIZ AZARI, MOHAMMAD ILHAM ZURURI

Abstract

Background: Stres di tempat kerja akan muncul saat seseorang mencoba untuk menyelesaikan tugas dan beban yang dimiliki saat mereka berada didalam suasana kerja. Namun jika stress kerja berlangsung dalam waktu yang sangat lama tentunya akan menganggu kinerja seseorang dalam melakukan pekerjaannya, terutama perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Method: Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kuantitatif dengan pendekatan cros-sectional dimana responden yang diambil sebanyak 100 responden dengan tehnik purposive sampling. Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sebagian besar perawat mengalami stress sebesar 57%, dan sebagian kecil tidak mengalami stress sebesar 43%. Selain itu, kinerja yang dimiliki oleh perawat sebagian besar baik sebanyak 55%, sedangkan 45% perawat memilki kinerja yang kurang. Berdasarkan uji Chi-Square didapatkan nilai sebesar 0.000 yang artinya terdapat hubungan antara stress kerja dengan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan di Jember. Conclusion: Perawat yang dalam melakukan asuhan keperawatan sangat rentan sekali dengan stress, yang disebabkan oleh meningkatnya beban kerja, sehingga beban kerja yang tinggi dapat menyebabkan stress. Stress yang tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan kelalaian dalam melakukan asuhan keperawatan yang terkait dengan kinerja perawat yang kurang optimal.

Article Details

Section
Articles